Wednesday, December 24, 2014

keluar kotak

saya selesai
kayuh sepeda melambat lalu berhenti di tepi
kalian merubah warnanya
aku senang bisa begitu

tak setetespun saya lihat air mata
dari mata kalian saat pindah
apa hanya aku yang merasa
mimpi kita terlalu dalam

sebagian saya habiskan
karena separuhnya milik kalian
saya cuma tak mau terluka
lagi

hingga saya sendiri
mematok tepian tali berharap tongga berdiri
namun jatuh lagi,  haaaaahhh napasku berbunyi

mungkin ini sudah selesai
merindukan kalian yang tak merindukanku
begitu menyakitkan
atau hanya tak tahu?

saya berhenti
ketika mimpi milikku sendiri

cawan

jari ini mati rasa
menyentuh kulitmu yang terluka
aku adukan semua rasa
pada mereka namun terlena

seketika tubuhku bergetar
amarah memelukku erat
ingin tertumpah tapi gelas yang mana

luka luka tak ada kata selain itu
setetes madu pun ku tenggak hebat
dalam diri yang tidak mengerti

ku luapkan dan tertumpah deras
menyeka wajahmu hingga berbentuk demikian
apa yang keluar isi dalam cawan
tak berbentuk melukai jiwamu

iya inilah isi diriku
apa yang tertumpah bisa kau tahu wujudnya
hingga detik aku napas masih mencoba
berubah hingga kau tak terluka.