Saturday, April 29, 2017

CURHAT SEDERHANA DALIH ALIRAN DALAM BERAGAMA

Dalam kurun waktu beberapa bulan ini kita makin dipusingkan dengan berbagai macam persoalan politik, baik di tingkatan atas maupun di bawah. Masing masing kepala mulai menuangkan tanggapannya baik secara langsung ataupun tidak, baik tertulis di media masa ataupun sosial maupun secara lisan dengan perbincangan ringan di warung kopi, ada yang setuju ada yang tidak, ada yang membela mati matian ada yang biasa saja, Saya pun akhirnya tersulut ikut ikutan menyampaikan opini juga, haha. Tapi makin kesini situasi di masyarakat semakin memburuk, terutama bagi sebagian orang yang beropini tanpa benar benar mengkaji apa yg sebenarnya terjadi, sehingga mulailah melakukan tindakan tindakan liar yg diyakini benar sesuai keyakinannya sendiri, parahnya lagi... hal ini tidak dibarengi dengan komunikasi baik antar berbagai pihak dan seolah semua yang dilakukan bukan untuk menyelesaikan masalah namun hanya ingin membenarkan secara sepihak tentang keyakinannya sendiri.

Bagi saya perbedaan adalah fitrah dari sang illahi, di kitab suci yang saya anut hal hal seperti itu sudah tertulis tentang berbagai macam golongan, bermacam macam keyakinan, berbagai macam suku dan lainnya, memang diciptakan berbeda, namun perbedaan ini bukanlah alat untuk memecahkah belah tapi untuk saling mengenal, saling menghormati dan menghargai. Saya sangat menghargai berbagai macam aliran dalam islam, baik yang dari dulu sudah ada maupun yg isunya baru muncul atau masuk belakangan ini, apalagi dengan berbagai macam keyakinan, saya sangat menghormati karena saya berkawan dengan orang orang dari latar belakang yg berbeda beda pula, namun sekeras apapun dipaksakan untuk satu tetap saja akan ada yg berbeda, karena banyak hal yg melatarbelakangi, untuk membahas hal itu butuh kalimat panjang dan juga diskusi dengan yg lebih berkompeten..saya tak mau menggurui, namun bukan perbedaanlah yang seharusnya dicari cari, bukan!.
Namun, dalam konteks perbedaan aliran dalam  agama islam, bagi saya yg terpenting yaitu satu, sama sama islam, menyembah yg 1 yaitu allah, nabi Muhammad adalah nabi terakhir dan alquran adalah kitab suci yg jadi panduan untuk kita semua, terlepas dari berbagai macam hadist yg shohih ataupun yg kurang keshohinannya dan ajaran imam imam yg menyampaikan, saya tak berani berucap banyak karena tidak cukup memahami & waktu untuk mengkaji.

Untuk memahami perbedaan pandangan sebaiknya berdiskusi dengan pemuka agama atau ulama yang terpercaya, yang jelas dari siapa dia memperoleh ilmu dan belajar, yg jelas kitab kitab apa saja yg jadi acuannya menyampaikan ajaran, jangan menyimpulkan sendiri secara liar, apalagi menyampaikan paham berdasarkan "jarene", itu tidak valid, sangat sulit dipelajari karena tidak jelas sumbernya, dan sangat berbahaya bagi masyarakat awam yg mendengar lalu menyebarkan ke yang lain, bila yg disampaikan merupakan kesalahpahaman, itu bisa jadi fitnah, nauzzubillah.. dan juga menurut saya harus adanya pembenahan diri sendiri, karena manusia seperti kita sangat mudah lekat dengan salah. Jadi benahi dulu diri sendiri apakah sudah melakukan semuanya sesuai dg apa yg dianut atau belum? Kalau memang sudah sesuai, barulah mengkoreksi orang lain apabila memang diperlukan, namun.. wajib dengan komunikasi yang baik, dengan adab yang baik. Saya pribadi tidak begitu menyukai bentuk bentuk pengajian yg selalu diselipi pengagungan terhadap salah satu aliran tertentu saja, apalagi yg bertele tele dengan banyak humor tapi tidak menyentuh hati dan tak membuat saya merasa bertambah ilmu setelah mengikuti pengajian tersebut, bagi saya pengajian atau kajian haruslah berisi ilmu untuk pembenahan diri agar jadi lebih baik & makin mengingat allah, makin mendekatkan diri dengan sang pencipta, sehingga bisa meminimalisir perbuatan dosa, agar makin baik tingkah laku sesuai dengan ajaran allah yg disampaikan oleh nabi dan para sahabat sahabatnya. Adanya pengagungan kepada salah satu aliran hanya akan menimbulkan perpecahan dan menyulut kebencian sesama umat muslim, padahal belum tentu kita sendiri yg paling benar, yg paling tahu, dan pasti masuk surga, belum tentu. Marilah sama sama berkaca, jangan sampai lelah untuk belajar/mengkaji tentang ilmu apapun, baik ilmu  agama maupun ilmu ilmu allah yang lain.

Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sekitar, bagaimana mau bermanfaat jika tiap waktu menyulut perpecahan?, dan tidak ada balasan bagi kebaikan selain kebaikan pula, bagaimana mau menuai kebaikan apabila yang dilakukan adalah keburukan?, Semoga kita termasuk golongan yang diampuni oleh allah, dan semoga kita termasuk golongan yang tidak melampaui batas.amin.

Semua opini tersebut besumber dari diri saya, bila ada kesalahan sudah pasti diri sayalah yg salah karena masih kurangnya ilmu, saya pun sangat menerima masukan dan juga kritik, karena yang saya cari bukan pembenaran atas sudut pandang saya, melaikan sebuah kebenaran yg sebenar benarnya.


                                                 Faiz jelang ramadhan
                                                 Seorang Pendosa