Siang malam yang ditundukkan tuhan
Menggenggamku luruh hingga dalam
Yang berjalan membawa api dengan tubuh dihempas angin
Pemantik yang ku bawa
Kesini hingga kesana sama redupnya
Menjejali eris bersembunyi di watumea
Bersimpuh di depan gereja tua sembariku punguti langkah kakimu di sana
Ada hingga tak ada
Masih sama redupnya
Andai ku digulung pasang
Entah kemana lagi ku kan disesatkan
Andai kita dipasangkan
Entah kemana kan ku bawa dirimu pulang
Tak ada rumah walau di watumea
Tak ada pulang walau di tanah jawa
Aku diseret angin dihempas pasang
Membawa api yang tak kunjung padam