Dari mana saja?
Hamparan tanah duduk bersila menikmati ia terbenam
Ranukumbolo yang biasanya bercerita pada semua mendadak diam
Semua manusia pasang senyum dan menggunting suasana tuk dibawanya pulang
Termasuk aku walau sedikit
Sedikit bawa sakit
Terengah-engah dingin menusuk panah
Aku yang terlepas busur terombang-ambing tidak terarah
Menancap di antah-berantah
Lagu slalu menempel di telingaku
Kawan menyusuri perjalanan
Palagi kala gundah gerogoti darah merah
Hanya lagu jadi anexia
Langit tak terbelah tapi wajahku dibelai sinar yang mulai meredup
Satu dari sekian yang mampu melarikan dari aling sang daun yang menancap dahan
Aku merebah
Tempat yang tak seorang pun tahu
Tiada sedih bila ku pergi
Palagi meminta tuk kembali
Aku merasa kau mengutuk dari kejauhan
Karena sejauh apapun ku berlari
Kau slalu menempel di pundak sebelah kiri
Dan aku mati
Harus kemana lagi?
Ranukumbolo seharusnya ku tak sendiri
Dalam senja merah aku masuk bersembunyi
Dari desah lembutmu yang terus mengikuti