Tuesday, September 22, 2015

7 alasan sekolahku bukan uang

Terlepas dari lihainya jari menusuk mata merangkai kata, izinkan sejenak aku berbicara tentang alasan kenapa sekolahku bukan uang, dalam arti belasan tahun awak belajar dikekang menuruti aturan bukan semata untuk mencari uang.

Pertama, keadaanlah yang menggariskan awak habiskan usia di sekolah, beruntungnya badan ini hidup di keluarga yang mau menyekolahkan anak anaknya, jikalau tidak seperti ini keluarga awak, sangsi rasanya awak tetap bersekolah, bermain mungkin lebih asyik, maka bersyukur pula lah kalian kawan.

Kedua, rasa ketidakpuasan awak tentang semua hal, semua pertanyaan yang belum bisa awak pecahkan jawabannya,bahkan tidak awak dapatkan dari ucapan ayah bunda awak. Awak merasa beruntung memiliki rasa ketidakpuasan itu,bersyukurlah juga kalian kawan, itu anugerah dari yang kuasa yang berarti akal kita diizinkan berjalan.

Ketiga, awak mempunyai mimpi ahli dalam bidang tertentu dan sampai saat ini belum awak temukan, jujur saja bila kau tanya apa keahlian awak ni awak tak bisa menjawab karena memang tidak merasa bisa apa apa. Lewat pendidikan atau sekolahlah awak berharap bisa menemukan dan memperdalam keahlian itu.

Keempat, awak merasa untuk belajar dan memperoleh ilmu yang benar adalah berada di tempat yang tepat, yang pembelajarannya sudah terencana dan oleh tenaga pendidik yang terpercaya pula, disamping keadaan yang sering kali di luar ekspektasi soal kurikulum atau keadaan pengajar sendiri itu diluar kuasa awak tapi setidaknya sekarang awak bisa berpikir tentang itu.

Kelima, lingkungan yang tepat akan membawa awak menuju tujuan yang diharapkan, dan awak tak bisa terus bermimpi bila tidak besar di lingkungan sekolah atau pendidikan.

Keenam, awak ingin bermanfaat bagi sekitar awak, rasanya ada suatu kebahagiaan yang tak bisa dibeli uang atau materi lainnya bila bisa berguna bagi sekitar, walaupun memang belum berguna dalam hal yang besar saat ini, dan menuju mimpi awak untuk berguna dalam lingkup yang lebih besar dan kompleks adalah lewat pendidikan dan belajar, dengan belajar awak berharap bisa menemukan kebenaran untuk sekitar awak dan diri awak sendiri.

Ketujuh, bila hanya sekedar untuk mencari pekerjaan atau dapat uang tak perlu lah orang tua awak repot repot mengeluarkan uang banyak, total saja uang dari awak TK hingga perguruan tinggi, satu milyar mungkin lebih, untuk buka usaha saja lah uang segitu bila untuk uang, tapi ilmu pengetahuan menurut awak tak ternilai dengan uang berapa pun. Tak dipungkiri memang tujuan setelah memperoleh gelar sarjana adalah segera mungkin mendapat pekerjaan, entah pola semacam ini dimulai dari mana, ya inilah negeri awak tercinta.
Pendiri perusahaan apple, facebook, microsoft pun tak sampai gelar sarjana untuk seperti sekarang, karena apa? Menurut awak yang mereka kejar bukan sekedar uang tapi ada hal yang lebih besar lagi dalam benak mereka. Mereka ahli karena tekun sekali mengerjakan yang jadi minat mereka, rasanya awak iri melihat mereka, bukan karena uang yang mereka punya sekarang, tapi karena mereka sudah menemukan jalan mereka, keahlian mereka diusia yang  sangat belia.
Semoga kawan kawan awak ini selalu diberkahi rahmat olehNya, semoga awak pun demikian, mari sama sama belajar hingga ajal.