Seperti pejuang ranah komedi bilang, bahwa mereka akan mengupayakan agar komedi menjadi salah satu kebutuhan pokok di era modern saat ini, mereka ingin tertawa menjadi industri yang untuk mendapatkannya tidak selalu gratis.
Seperti itu juga yang ada di kepalaku sekarang, bener bener sekarang nih, hehe. Dalam artian di umurku yang tanggung menuju tua ini kebutuhan akan hiburan / tertawa sangat sangat dibutuhkan. Walaupun kadang kadang tidak selalu membantu keadaan ya, ya tapi mau gimana lagi, hidup harus terus hidup. Walau perasaan senang dan sedih cepat sekali bergantian.
Selain itu, rasa rasanya aku sudah mulai lelah untuk terus terusan jadi tempat cerita orang lain. Tapi lagi lagi, walau aku sangat menikmati bagaimana orang lain bercerita padaku, tapi lagi nih, asalkan kondisiku prima.
Sedangkan akhir akhir ini kondisiku lagi kurang oke untuk berperan jadi pendengar yang baik. Artinya, aku juga punya sesuatu yang ingin aku sampaikan, aku utarakan, aku keluh kesahkan kepada orang lain. Tapi sayangnya cuy, ga ada yang memenuhi kualifikasi itu. Orang terdekatku tengah bergelut dengan urusan mereka sendiri, dan aku tau, aku tau mereka tidak punya cukup energi untuk mengurusi urusan orang lain sepertiku.
Mirip dengan kondisiku saat ini. Dengan sombong aku akan bilang, mereka beruntung memiliki kepedulianku untuk mendengarkan hahaha. Tapi bagaimana dengan aku? Tidak ada saling* dalam hubungan ini, atau lebih tepatnya aku sangat takut merepotkan mereka.
Kadang kadang aku pikir apa pasang tarif aja ya? Haha, gaklah, gak sampai hati.
Tapi lagi lagi, bagaimana dengan aku? Aku pengen cerita juga ke orang lain, bukan cuma ke tuhan, aku tidak sereligius itu dan sebagai orang yang lebih suka mengekspresikan rasa dengan sentuhan, aku pengen ada sesuatu yang ku pegang, ku dekap erat sampai menangis di pelukannya.
Hashhh, berat sekali menjadi dewasa, berat sekali untuk terus terusan memendam sendiri rasa sesak di hati. Dan tuntutan untuk tetap berpositive vibe saat keadaan tidak baik baik saja.
Yaa ampun. Maaf ya, aku cuma sedikit bercerita dengan gamblang tanpa diksi dalam puisi. Biasanya juga jarang yg paham maksudnya kalo gak aku jelasin wkwk.
Sehat selalu ya kamu.