Dipertemukan sejuk udara di antara terik
Seseorang yang senyumnya teduh
dan kaca bola matanya riuh
Misteri terkurung sendiri di sana
Enggan melepas walau lelah
Dan waktu membawakan isi
Dia ada menemani bercerita hingga larut dan hujan
Bayang bayang hidup membosankan seperti ku berkaca pada diri sendiri
Datar, lelah, dan mustahil meledak ledak
Aku diperkenankan merasakan kembali rasa senang
Menghabisi waktu, lari dari ketidakberuntungan
Seseorang yang baik dan santun
Seperti tak ingin lepas mata dan telingaku mengamati
Karna ku lihat padang lapang terhampar luas berselimut embun basah
Di tengah bisik angin, hanya hening yang berada
Sedangkan dia menatap kosong ke depan
Aku menanti lengkung senyum bibirnya
Aku harap kau berbahagia
Menemukan arti dan rumah nyaman untuk pulang
Dipertemukan dengan hal hal baik dan dikuatkan semesta ketika lelah
Dan aku harap,
Waktu masih mengizinkanku berlama lama menikmati senyum itu.