Jangankan tidur,terjagapun ku tak nyenyak
Detik detik menit jemari secara rahasia mencari kamu melihat kamu
Aku hanya iri
Begitu indahnya kebersamaan dan dianggap ada
Lintang tak berpikir salahnya dimana
Tapi tak juga berpikir apa
Dia lelah, maka merebahlah
Aku tak berteman siapa siapa
Pantas saja dia rasakan pikirmu pun ku tak sejalan
Bila cintaiku bicaralah
Sangat membenciku maka tikamlah
Diammu racun dalam darahku
Aku hanya iri
Lintang menangis dalam hatinya
Menghibur sepi, membuka lembaran janji
Rumahku terbuka untukmu
Bila pijak kaki di halamanmu lucuti risihnya
aku paling arah
Bila cinta bicaralah
Diammu racun dalam darahku