Mataku meredup melihat langit biru, seperti itu mungkin caraku menyanjungmu, mataku tersilaukan.
Awan awan beriringan ke barat ditiup udara yg tak terlihat, seperti itu pun aku terarak mengikutimu, sedetik memuai dan hilang tanpa harapan.
Terlihat mereka menggantung disana, saat ku tembus berceceran hambar, seperti itu juga apa yang ku rasa.
Tiada tujuan ini agar langit tetap biru seperti kamu selalu ada di hatiku, bahagia harus begitu.
Memuailah seperti dioksida yang ku hempas, hingga aku tak tahu kemana kau bermuara.
Selalu bahagia. Sakura.
Monday, August 25, 2014
Sakura
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
welcome kids