Friday, September 18, 2015

Pria

Teruntuk janji
PadaMu ku menengadah
MataMu selalu melihatku
Sedangkan aku tidak

Ku sakiti diriku sendiri sambil ucapku bersumpah
Tiada lagi keheningan jiwa bergetar telinga tersumpal sayup sayup kebosanan
Aku hening

Kau berucap,

Kau akan mati lebih cepat
Kau sakiti dirimu sendiri, hilang akal sehat
Gelora menggebu sirna, sumpah serapah pun musnah
Kau asyik mainkan jemari
Walau hampir tergeletak mati
Lebih baik ku pergi!
Tuntaskanlah persoalanmu sendiri sembari kau berkaca, lihat bayanganmu!

Gema suaramu memekakan telinga
Seketika aku mati rasa
Tubuh seperti sampah tak berarti apa apa
Lalu ku pergi
Aku menghilang
Kau ucap mungkin tuk kembali tapi untuk apa?!
Jikalau ku hidup panjang
Jikalau napasku lantang
Pelik tuk iyakan pernyataanmu

Bila suatu hari kau kembali
Bisa saja mudah kembali untuk kau pergi

Nyawaku kembali menghentak mata
Terbelalak merenggut sukma
Ku kembali ke dunia
Lama kau pergi, masuk ke mimpi kau begitu saja.

No comments:

Post a Comment

welcome kids