kaus lusuh tergeletak
gerainya di lantai yang sedikit basah
keringat karena teriknya
sesekali ia terpijak
luapkan rindu dengan telapak kakiku
sedetik saja
kadang ia wangi, lebih sering busuk mengakrabinya
tetaplah terpakai,mesra dengan tubuhku
untung saja tiada mulut tiada hati padanya
jikalau ada entah apa aku sekarang
aku ingin dipeluk aku lelah
bertahanku hari demi hari
kadang sering sepi bertapa di kamar sendiri
mungkin keluhnya begitu
kini ia ada dalam genggamku
jemariku kuat gerayanginya
hingga dalam air berputar ku lihat ia menari-nari
mengikutiku bermanja denganku
minggu ini kita sangat intim
lebih manja dari waktu yang lalu
Saturday, October 31, 2015
manja
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
welcome kids