Sunday, April 2, 2017

Basuari, biru dan rindu

Ku mencuri waktu,
Lembar kertas, amplop, dan pena
Jua merebah, berlindung dengan badan-badan basah
Membungkus sedikit waktu untuk kau nikmati..
Sendiri..

Kau tahu? Berhari hari ku tak kunjung mandi
Peluh menumpuk lalu memuai bersama sengat matahari
Tak cukup waktu
Mereka pun kian dekat mengepung
Sudahkah kau makan? Nyonya.. berapa bulankah?
Ku harap masih sempat ku namai dia
Gentha priambada..
Atau, Pratami..

Jangan habiskan air dalam mata
Setidaknya jangan lakukan sendiri
Percayalah nyonya, ku ada walau tak berupa
Bersemayam jauh di dalam hati

Rindu, waktu kian berlagu
Memangkas detik, tak hapuskan pilu
Tatap langit, mendekatlah dengan jendela
Kita memandang bulan yang sama

No comments:

Post a Comment

welcome kids