Sesekali ku sempati
Menatap diri.. membuka mata.. meletakan ilusi
Membuka smua pakaian yang melekat
Berjalan perlahan ku masuk dalam air
Menahan napas, ku jatuhkan ke dalam
Smua itu dimulai..
Waktu sedikit melambat
Pandang dan dengar perlahan memudar
Kian berharga setiap napas
Menguap segala sangsi
Memupuk dalamnya empati
Ku harus pandai mengukur diri
Air mengalir masuki rongga-rongga kecil
Panas beralih jadi dingin
Tubuhku mengambang..
Lebih ringan dari yang ku pikir
Tapi hatiku tak di sini
Tak juga isi kepala
Kembali memutar waktu secepat suara
Suaramu terdengar lagi bercampur gema
Ku merasa apa yang kau rasa
Rasa getir menyibak takdir
Mencapur darahku dengan namamu
Hilangkan ragu..semakin ku malu
Semakin ku tahu.. semakin kecil diriku..
Ku masih mengambang di atas air yang menggenang
Mencoba tuk tenangkan gelisah
Jauhnya jarakku dengan kasihmu
Waktu berlalu...
Membuka mata..ku tarik napas yg hanya milikmu
Aku adalah kamu
Kamu, yang lebih dekat dari nadiku.
Thursday, April 20, 2017
Teratai
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
welcome kids