Saturday, May 6, 2017

Basuari, dan maaf yang tertunda

Rimbun langit menyala
Malam ini tiada kawan, apalagi
Terbentur tutur, hentak keras yang terlanjur
Menikmati dinda, menghunus pena, yang kini ku baca

Ada yang tergolek lemah diserang rindu
Dari ratusan kilo jalan ku tempu
Meminta kembali, pulang untukku
Jangankan melihat rumah... Pematang senja pun tak sempat ku nikmati

Ketahuilah, ku di sini tak ada suka ria
Atau pun larut dalam minuman dan canda tawa
Bukan tak ingin ku kembali datang
Letakkan senjata bertemu tuan
Tapi.. mungkin hanya belum masanya

Lembahku masi jauh dari pekik bahagia
Ku budak senjata dari sekian yang terjaja
Doakan sajalah dinda
Ku kembali utuh jiwa dan jua rupa

Kenang mimpi kita

Sebentar lagi ku ada,

Semoga saja.

Mortir terbang di atas kepala, dan ku sempatkan kau tuk menggoda.

Sampai jumpa

No comments:

Post a Comment

welcome kids