Remang malam tak menghentikan kemelut aku memikirkanmu
Antara puncak dan ngarai
Jarak adalah benalu dalam hubungan ini
Garis garis yang terukir oleh tangan basah,
Bukan tanganku
Jerit suara angin dari kipas di atas sana
Dan dengkur mereka yang saling beradu
Ku bersimbah darah di ngarai yang pernah kita singgahi
Rasanya kau masih hidup di sini
Jarak adalah rencong yang ku apit dengan kedua belah tangan
Dan waktu adalah gerakan tanganmu yang membuat rencong itu berputar
Perpisahan adalah darahnya
Tumpah ruah, riuh ruang,
ku ingin beradu denganmu lagi di sini
Selagi rindu mulai pasang
Selagi genangan merah ku kesampingkan
Selagi aku mampir
Selagi dia kau tinggal pergi
No comments:
Post a Comment
welcome kids