Monday, October 22, 2018

Hidup mati

Berpaling wajah
Menyodorkan bibir basah
Bekas manis berdua
Hingga sisa sisa

Dari biru hingga ke abu
Di gelap ruang yang terjamah cuma satu,
Kamu

Tak ada pintu terbuka
Pun udara lewat jendela
Terkurung kedap udara,
Kita

Yang mati sukar tuk pergi
Dalam kesukaran berulang ia kembali
Membawa keringat yang bercampur
Menggaruk ia yang terkubur
Tuk tak disolati
Dan hidup sekali lagi

No comments:

Post a Comment

welcome kids