Berpaling wajah
Menyodorkan bibir basah
Bekas manis berdua
Hingga sisa sisa
Dari biru hingga ke abu
Di gelap ruang yang terjamah cuma satu,
Kamu
Tak ada pintu terbuka
Pun udara lewat jendela
Terkurung kedap udara,
Kita
Yang mati sukar tuk pergi
Dalam kesukaran berulang ia kembali
Membawa keringat yang bercampur
Menggaruk ia yang terkubur
Tuk tak disolati
Dan hidup sekali lagi
No comments:
Post a Comment
welcome kids