Tuesday, April 19, 2022

kosong

Dari semua kesalaham. Aku tenggelam. Malu mengakui karena tak semua sungguh menerima. Bahwa aku tak sekuat itu. Tak semanis ucapankku. Terasa kosong, sepi, dan ditinggalkan dalam kebingungan. Tadinya aku merasa sembuh seketika kau datang, kau lah obat tangis tanpa suaraku yang menyakitkan. Aku sangat bahagia. Sangat sangat bahagia.

Keadaan berubah seiring beliau datang. Aku bahagia bertemu dengannya, ku perlakukan sama istimewanya sepertimu. Kau tak lagi terasa bebas untuk berkelana dan bebanmu makin bertambah. Aku rindu masa bahagia itu. Masa masa saling mengisi waktu, saling membutuhkan, rindu saat aku merasa diistimewakan. Dan aku pun mengistimewakanmu. Hingga kini.

Setiap helai ucap janji dari awal hingga beberapa terakhir masih rapi tersimpan. Tapi rasanya berbeda dengan kenyataan. Kau minta aku tak ragu, ku beranikan diri bertaruh segalanya. Aku sangat ingin menemani hidupmu. Tapi terasa berat karna keinginanmu tak sama. 

No comments:

Post a Comment

welcome kids