Sunday, November 16, 2014

Mind power

Hidup kadang terasa singkat, terkadang terasa lama, apa sebabnya?. Terkadang terasa susah kadang terasa sedikit mudah,kenapa?. Saya sedang memainkan otak dan yang saya temukan adalah kekuatan sebuah sugesti. Saya mencoba memainkan pikiran saya lalu masuk lebih dalam sampai sampai saya rekam kalimat sugesti saya dalam ponsel dan saya dengarkan berulang ulang saat tidur berharap sugesti itu terekam dalam alam bawah sadar. Belum begitu terasa dampaknya tapi ada sedikit, saya yakin.
Dalam contoh lain pernahkah kamu percaya dengan seorang sales marketing sebuah produk yang cara dia menjelaskan dan memaparkan jualannya dengan kalimat yang meyakinkan? Seperti menggunakan kata tentu, ya..jelas saja, bisa saya jamin seratus persen, dan lain lain. Apakah kamu merasa yakin bahwa sales marketing itu tidak berbohong dan produknya benar benar bagus?, tentu hal ini dipengaruhi faktor lainnya, bukan cuma cara berbicara. Yang saya ingin sorot adalah betapa mudah goyahnya jiwa kita bila dipengaruhi, baik itu dalam hal yang baik ataupun hal negatif, dan yang saya temukan lagi adalah ketika kita memasukan unsur unsur positif dalam tubuh saya maka akan keluar hal yang sama begitu juga sebaliknya. Contohnya ketika saya mencoba sesering mungkin berzikir atau mengingat tuhan, ketika saya kaget asma tuhanlah yang keluar. Ketika saya sering mengucap hal kotor maka hal kotor itulah yang keluar. Artinya sebenarnya pikiran kita mudah sekali dipengaruhi dengan hal yang masuk dan dilakukan berulang.
Dalam keadaan yang jatuh dan pikiran yang entah lari kemana saya menulis, menulis apa saja lalu membaca apa saja, mengeluarkan isi kepala ketika saya merasa hanya sebuah tulisan dan Tuhanlah tempat yang tepat untuk menumpahkan isi kepala. Di suatu waktu saya mencoba mengingat ingat memori memori yang terekam sejak kecil hingga sekarang, tidak banyak tapi cukuplah untuk menjadi perbandingan. Ketika saya kecil belum banyak hal hal yang mengganggu pikiran hingga kadang merasa sedih sendiri atau gila sendiri, semua mulus saja. Hingga di perjalanan seiring berjalan waktu pola pikir yang sedang ingin berkembang mencari tahu hal macam macam dari a hingga z, dari nol hingga yang tak terhingga, mulailah muncul dilema dilema yang di umur itu belum bisa dibagi dengan orang tua sehingga sering kali dipendam sendiri. Dari hal itu saya menyimpulkan suatu hal, dimana saat tuhan melebihkan atau mengembangkan pikiran kepada manusia lalu pikiran itu terisi dengan berbagai macam hal baik itu positive dan negatif maka dibutuhkan juga sebuah sistem imun yang kuat, yang saya maksud sistem imun adalah cara manusia menjaga kesehatan pikiran dan jiwanya. Tahu kah kamu sering kali orang yang terlihat kuat, galak, atau bahagia itu sebenarnya tidak sepenuhnya memiliki sifat yang demikian? Kadang akan kamu jumpai seorang teman yang selalu bersenang senang, dia tertawanya lepas dan bila kita lihat sepertinya hidupnya lancar lancar saja tapi sebenarnya ada suatu hal yang coba temanmu sembunyikan dari publik karena hal itu sangat sensitif baginya.
Saya terdiam dan menyendiri beberapa waktu,mungkin cukup lama bagi orang patah hati namun sangat singkat bagi orang yang dimabuk cinta. Saat kita merasa jatuh, dan jauh dari kebaikan lalu secara tak sengaja diri ini mensugesti bahwa ini rapuh ini sulit ini susah, ini bencana dan ini sebuah kekecewaan bagi keluarga apakah akan menghasilkan dampak positif bila dibandingkan dengan sugesti positif seperti ini cara tuhan mencintai kamu, kamu orang terpilih dan hebat maka tuhan mengizinkanmu naik kelas dengan ujian, tuhan hanya menguji pribadi yang kuat, disayangi dan dipastikan kenaikan kelasnya, ini hal biasa dan proses dalam kehidupan tersenyumlah, sugesti mana yang akan lebih menguatkan?.
Saya yakin kamu tahu bahwa hati mudah diombang ambingkan, terkadang senang kadang sedih, kadang yakin kadang tidak. Itulah yang perlu saya perkuat untuk menangani isi kepala yang isinya macam macam, ibarat smartphone harus punya antivirus untuk memfilter hal yang masuk dan keluar. Dan mengetahui serta meyakini hal itu bukan hal yang mudah, sama dengan proses seorang ahli maksiat menemukan jalan pulang pada tuhan atau seseorang dalam menentukan prinsip hidupnya. Hal tadi membutuhkan proses lewat hal yang kita anggap ujian atau teguran dari tuhan. Ujian itu bukan cuma lewat kesedihan atau kesusahan tapi juga dalam kesenangan, kebahagiaan dan kemudahan, semua itu hanya tuhan yang tahu maksud dari skenarionya dalam peran yang kita mainkan.
Ini adalah salah satu proses saya dalam hidup, karena akan ada badai di lautan sana maka nahkoda ini dijejali beberapa tahap ujian agar bisa survive saat di kapal nanti. Semoga saya dan kamu bisa tetap berpikir positif dan memperkuat pikiran kita dengan cara selalu dekat dengan tuhan, karena saya merasa selama saya jauh dariNYA semuanya berjalan hampa seperti tak bertujuan dan terkontrol, walaupun yang dilakukan bisa buat saya tertawa dan merasa bahagia tapi itu semua seperti kamuflase.
Tetap semangat, mohon bantuannya agar bisa jadi lebih baik.

No comments:

Post a Comment

welcome kids