AKU sakit
menyeruak elegi pagi itu
aku menunggu,begitu jua kamu
saling tak bertemu
dalam hati ingin begitu
senandung ku ciptakan kala hening
tertidur tanganku tergeletak
mainkan cangkir hitam pemberian kita
urat mengeras kerut dahiku hinggapi wajah
wajah wajah ketidaksabaran
api di dalam mataku seolah melambai
minta diri menciptakan,,
Ia ingin memeluk diorama kita
seperti tukang pos yang dengan segera antarkan suratmu kepadaku
lama,,,lama,,, ketika tak segera bangun tulis tanganmu sudah ada
mengapa!
telapakku masih menempel
ruas jemari masih santai pegangi itu
terlentang tubuhku pandangi kamu
layarnya terang basahi kerut dahiku
pilu, suaramu, rindu ku pendam selalu.
No comments:
Post a Comment
welcome kids