Bilamana si galuh berkelana
Dia berjalan serampang membuta mata kakinya
Dan langit memayungi kepala beserta isinya
Semoga tiba pada mimpi tempatnya berselimut kala malam
Bilamana sari bernyanyi dengan gerutu tersirat menyair dengan manis dia berkata
Bersenggama dengan waktu
Tubuh berbalut minyak zaitun dalam sorotan cahaya
Melenggok menari gemulai sedari tangannya
Semoga sampailah pada sukma yang menopang rapuhnya
Tanpa hujan yang membasahi raut wajahmu
Tak ada pelangi yang memanjakan mata dan mengelupas kenangan kita
Dimana terlepas bersama, tak lagi bersua dengan jangka waktu yang lama
Tersenyumlah karena aku bersamamu saat sepi dan menyebutku dalam telungkup doa
Ku dengan caraku demikian pula kamu
Menentramkan jiwa kita yang sedang dalam kerinduan
No comments:
Post a Comment
welcome kids