Selalu bergetar waktu ku melihatmu
Terlalu banyak suara mengganggu
Denyut yang memacu aku yang makin terdiam
Menahan, bergetar dalam ledakan di dalamnya
Hadirmu menakuti kenangan masa kecilku
Menggebu seperti garis yang tak menentu
Berjanjilah kau akan bersuara lagi
Hingga larut malamku dalam degup jantungmu
Tubuhku memanggil nyawa yang terbang
berdarah
Tinggalkan raga saat kau hadir maupun pergi
Serukan nama nama terang pengisi kertas
buku diarimu
Kau makin tak tertahankan
Aku menahan
Meronta jiwa ingin kau bawa pulang
Walau kemarin pun tak kunjung kau datang
Perlahan menghilang desis desis dari
mulutmu
Angin berbisik langsung di telingaku
Kau makin tak tertahankan
Datanglah sekali lagi meminta pergi, kau ku
ajak lari
Kembali menampar pipi atau gigi yang
menyikat jemari
Ibarat kopi ku tenggelam di dasar cangkirmu
Sedikit ku masuk dalam tubuhmu
Sebagian tertinggal dan terbuang
Banyak nian yang tenggelam
Aku makin tak tertahankan
No comments:
Post a Comment
welcome kids