Hembus angin, gaduh berkumpul menyumbat telinga..
Kepalaku dihempas pasir putih yang juga terhempas galaknya ombak..
Hati sepi, diam, dan basah
Ramai tak terasa
Tapi sepi ini nyata
Tanya..
Tanya....
Tanya...?
Pada sang pemilik sesungguhnya hatimu di sana
Cinta datangnya dari mana?
Dari sang maha pemilik alam smua.
Jawabku buta
Dari mana bisa ku sedikit lihat buktinya?
Intiplah ke dalam hati ayah bunda kepada anaknya..
Ku mulai gila
Hati dan pikiranku berganti jawab dan tanya.
Menikmati angin
Menikmati butir pasir
Menikmati air..
Menikmati cekungan garis bibir
Yang juga meninggalkan kesan
Yang entah dari mana datangnya.
No comments:
Post a Comment
welcome kids