Bila kau mengizinkan dan memberiku waktu bercerita
Ada banyak buih lautan yang ingin ku tumpahkan di hadapanmu
Bahkan aku sendiri tidak tau
Mengapa aku seperti ini, walau
Sungguh.. Sungguh.. Ingin ku berubah setangguh beton
Setangguh kamu
Ada banyak yang ingin ku jadikan alasan
Banyak yang ingin ku salahkan
Termasuk diriku sendiri
Dan rasa ingin memilikimu yang tidak terkabulkan
Menambah derita untuk menyalahkan diri ini
Mengapa tidak bisa
Kenapa bukan aku
Bukan untuk pertama
Sebelumnya pernah ku dengar dan baca kalimat itu
Tapi bila kau mau menerima sanggahanku
Hari ini lebih lebih sudah membaik
Hanya belum sempurna
Belum berbuah visi yang indah
Hari ini aku jauh bisa menerima ucapan ucapan kecewa
Dulu aku melawab dan menolak penuh amarah
Hari ini aku pasrah
Memang kenyataan pahit harus diterima
Sambil aku mencari gula agar bisa sedikit terasa manis
Lelah tapi yg hidup harus tetap digendong
Di pundak dan punggung yang penuh ini
Aku memimpikan seseorang yang antusias mendengarkan ceritaku
Seseorang yang tidak lelah menghadapi anak kecil yang bersemayam dalam tubuhku
Akan sangat senang bila dia mau bersabar menumbuhkan dirinya hingga dewasa
Tapi aku ingin menyanggah lagi
Aku sudah berusaha
Membuka
Mencoba berhati hati
Tapi tetap gagal
Berulang kali
Patah hati
Atas keyakinanku sendiri
Harapan sebelah sisi
No comments:
Post a Comment
welcome kids