Jika malam larut, terlelapkah kamu
Begitu dingin dihempas angit, tak meneduhkah kamu
Aromamu melekat dalam kegelisahanku yang selalu ingin tahu,
Sedang apa kau saat ini
Tiada tempat lagi untuk membuang waktu selain bersamamu
Berhargakah itu
Asap ini begitu pekat, mataku pedih
Begitu jugakah kamu
Bila aku jatuh relakah kau angkat daguku lagi
Saat berlebih suka dalam euphoria mau kah kau menemani
Saat air mata menghampiri mau kah kau sejenak tinggalkanku sendiri
Usaplah sedikit di kedua mataku, maukah kamu
Saat kedua kaki tak mampu menopang tubuh maukah kau antarkanku ke kamar mandi
Maukah kau menyeka seluruh kulitku biar hidungmu tak terganggu
Saat semua habis terjual dan aku sendiri maukah kamu sedikit bekerja keras
Ragaku mulai tak mampu puaskanmu, maukah kau sedikit bersabar akan itu
Saat bibirku mulai bisu mau kah kau ejakan namaNya agarku ikuti gerak bibirmu
Saat ku pergi lebih dulu mau kah kau simpan cintamu satu
Aku tak ada lagi rindu kah kamu
Maukah mengenang sejenak masa itu
Saat sobek kepercayaanmu mau kah kamu maafkanku
Maaf tak segampang itu ujarmu
Maukah senyum sejenak
Bila aku tak lagi ayu mau kah kau menerimaku seperti dulu
Bila tiada pembawa ramai dalam rumah kita mau kah kamu memberi maaf lagi
Bila selama waktu bergulir saat sedihmu tak pernah ku hadir bagaimana kah rasamu
Maukah kau ulang waktu
Bila waktu datang kelopak di ujung mata mau kah kamu bertemuku
No comments:
Post a Comment
welcome kids